Kamis, 11 April 2013

Paragraph- 2


EKONOMI INTERNASIONAL
Ekonomi internasional adalah sebagai cabang dari ilmu ekonomi yang mempelajari dan menganalisis tentang transaanksi dan permasalahan ekonomi internasional (eksport-import) yang meliputi perdagangan dan keuangan atau moneter serta organisai ekonomi  (swasta maupun pemerintah) dan kerjasama ekonomi negara. Sebagai bagian dari ilmu ekonomi maka ekonomi internasional permasalahan pokok yang dihadapi dalam ekonomi internasional sama dengan ilmu ekonomi, yaitu masalah kelangkaan produk, yang diartikan produk adalah barang dan jasa sertta ide yang dibutuhkan dan dihasilkan oleh manusia.
Masalah kelangkaan dan dan pilihan produk barang (barang dan jasa serta ide) muncul karena adanya permintaaan dan penawaran akan kebutuhan dan keinginan yang sifatnya tidak terbatas dan permintaan serta penawaran sumber daya (resources). Permasalahan ekonomi tersebut dapat bersifat internasional karena adanya permintaan dan penawaran yang berasal dari dalam negeri maupun dari luar negeri.
Pentingnya studi ekonomi internasional karena pada saat ini pengaruh globalisasi ekonomi dunia yang ditandai ciri-ciri atau karakter yaitu : keterbukaan pasar atau liberalisasi pasar dan arus uang dan transfer tekonoligi, ketergantungan ekonomi suatu Negara terhadap dunia luar dimana adanya perusahaan multi nasional serta persaingan semakin ketat antar Negara atau antarperusahaan untuk meningkatkan: produktifitas, efisiensi, dan efektifitas yang optimal.
Sebagai konsekuensi dari globalisasi maka studi ekonomi internasional sangat penting guna mengukur kemampuan suatu Negara dalam kancah globalisasi. Tujuan ekonomi internasional adalah untuk mencapai tingkat kemakmuran yang lebih tinggi bagi umat manusia. Tujuan itu dapat dicapai dengan mengdakan kegiatan – kegiatan dalam bidang perdagangan, perasuransian, diplosiasi dll perbedaaan – perbedaan dalam sifat dan cara – cara antara perdagangan dalam negeri disebabkan oleh hal –hal dibawah ini : perbedaan Negara menyebabkan adanya perbedaan dalam hokum peraturan jual beli, uang, peraturan bea, dsb. Perbedaaan bangsa dan daerah menyebabkan perbedaan dalam kebiasaan, adat istiadat, kesukaan, musim dan kondisi pasar. Perbedaan yang disebabkan oleh keadaan politik, social, ekonomi dan cultural.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar